SMA Negeri 2 Bangkalan merupakan salah satu sekolah yang mulai menerapkan digitalisasi dalam berbagai layanan kepada segenap warga sekolahnya. Layanan ini dapat ditemukan di perpustakaan, UKS, ruang BK (bimbingan dan konseling) hingga jurnal kelas. Langkah ini menjadi wujud nyata penyesuaian sekolah terhadap perkembangan teknologi untuk meningkatkan layanan pendidikan.
Perpustakaan sekolah kini bertransformasi menjadi ruang literasi berbasis digital. Sistem pencatatan pengunjung dilakukan melalui pemindaian barcode menggunakan gawai, sehingga data kunjungan tercatat secara otomatis dan dapat dimanfaatkan guru untuk memantau minat baca siswa. Inovasi ini berdampak positif terhadap budaya literasi, ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan dan minat siswa untuk beraktivitas lebih lama di perpustakaan.
Di sisi lain, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) kini juga menerapkan sistem pencatatan digital berbasis barcode untuk meningkatkan ketertiban dan efisiensi layanan. Melalui pemindaian barcode, keluhan siswa tercatat secara otomatis sehingga memudahkan petugas dalam memantau kondisi dan pola kesehatan siswa. Data yang tersimpan rapi ini juga dapat diakses oleh guru BK dan wali kelas, sehingga mendukung koordinasi layanan serta meningkatkan rasa aman bagi siswa.
Tak kalah dengan fasilitas sekolah lainnya, bagian kurikulum SMAN 2 Bangkalan juga menyediakan barcode di setiap kelas, jurnal guru yang dahulu berupa buku kini beralih menjadi jurnal digital. Selain itu kurikulum juga meluncurkan aplikasi SI TRETAN (Sistem Informasi terpadu rekapitulasi tugas absensi dan nilai). Sebuah aplikasi yang dapat dinikmati secara daring sehingga dapat diakses dengan cepat oleh guru kelas, kurikulum dan dipantau langsung oleh kepala sekolah. Bagi guru, sistem ini meringankan beban administrasi karena seluruh data tersimpan aman, mudah diakses, dan terdokumentasi dengan baik. Kehadiran siswa, aktivitas harian, serta perkembangan nilai di dalam kelas dapat dipantau secara transparan dan efisien.
Beralih ke sisi lain, di ruang guru terdapat Smartboard yang dapat dipergunakan untuk kegiatan pembelajaran. Perangkat ini terintegrasi dengan platform belajar sehingga guru dan siswa dapat menulis, menggambar, serta berinteraksi langsung dengan materi pelajaran secara lebih inovatif dan interaktif.
Setiap barcode yang dipindai menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang lebih tertib dan modern. Penerapan sistem digital di SMAN 2 Bangkalan menunjukkan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas layanan sekolah. Integrasi jurnal digital dengan UKS, BK, dan data prestasi siswa menegaskan bahwa sekolah mampu menyatukan aspek akademik, kesehatan, dan pembinaan karakter dalam satu ekosistem pendidikan yang berdaya guna.
Liputan Oleh Tim Jurnalistik Smada
Info Selengkapnya:
~~~~~~~~~~~~~~~
Instagram: https://www.instagram.com/sman2bangkalan?igsh=bzFzMXdqdHVqOHlz
Tiktok: https://drive.google.com/drive/folders/1GH4bSOSlKaOtpZAQQTYh8NE2-yeL0B2e
Youtube Official Smada: https://youtube.com/@sman2bangkalan351?si=HLbBciDIjpNernN9
Youtube Warta Smada: https://youtube.com/@wartasmadabangkalan?si=0nt4Jo9q3lvduUox
~~~~~~~~~~~~~~~



